Kamis, 16 Februari 2017

Liburan ke Singapura- Yang Ketiga

Liburan ke Singapura- Yang Ketiga

            Tanggal 1-5 Januari 2017, adalah liburan ketigaku di Singapura. Tapi ini adalah liburan pertama di sini untuk sepupu-sepupuku dari Cimahi.
            Di hari pertama, kami pergi ke Marina Bay. Disana kami berfoto Gardens By The Bay dan makan malam di mal Marina Bay.


Marina Bay Sands Building

            Di hari kedua, kami pergi ke Universal Studio untuk kedua kalinya dan pertama kalinya untuk sepupu-sepupuku. Kami pergi ke Sesame Street Spaghetti Chase, Lights, Camera, Action Steven spielberg, Transformers ride, Jurassic Park Rapids Adventure, Shrek 4D, dan Water World.


Globe Universal


Kastil Far Far Away

            Di hari ketiga, kami pergi ke Lego Land. Kami pergi ke Observation Tower, Boating School, Lego Studios untuk nonton Lego Movie 4D, Ninjago The Ride, pameran lego Star Wars dan Lego City Hall untuk menonton Ninjago live. Secara keseluruhan, Lego land tidak bagus sekali bagiku. I hate it. Banyak wahana untuk anak kecil. Aku hanya suka nonton Ninjago live. Walaupun aku tidak nonton Ninjago, acaranya bagus sekali. Acaranya memakai boneka-boneka tokoh dari Ninjago.



Lego land

            Di hari keempat, kami pergi ke Singapore Zoo dan River Safari. Di Singapore Zoo, kami bertemu sebentar dengan Om Fadil dan Tante Desi. Lalu kami melihat banyak binatang. Salah satunya Inuka si beruang kutub. Kami melihatnya dikasih makan jam tiga. Dia juga berenang. Kami juga melihat volverine, babi hutan, kudanil, lemur (a.k.a King Julien), dan lain-lain. Kami juga pergi ke Zoorasic Park.


Aku dan Keluarga dengan Om Fadil (kiri) dan Tante Desi (kanan)



Inuka Si Beruang Kutub

            Di River Safari, kami melihat binatang-binatang yang tinggal di sungai-sungai seperti sungai Mekong dan sungai Nil. Kami juga melihat panda. Ada panda hitam putih (a.k.a Po di Kungfu Panda dan Panpan di We Bare Bears) dan panda merah (a.k.a Master Shifu di Kungfu Panda). Ruangan panda sangat dingin sekali. Itu membuatku tahu bahwa cuaca di Tiongkok sangat dingin.


Ruang Panda

            Di hari terakhir, kami pergi ke Science Fair untuk kedua kalinya untukku dan pertama kalinya untuk sepupu-sepupuku. Selain ke Science Fair, kami pergi ke pameran Avengers di Annex dekat Science Fair. Kami melihat banyak patung, kostum, dan senjata para tokoh Avengers, dan selama di pameran Avengers, adikku diberikan sebuah alat untuk belajar mengenai sejarah, misi, teknologi, genetik, dan profil semua anggota tim Avengers.


Science Fair


Di Avengers Exibition

            Pengalaman ketigaku di Singapura ini sangat menyenangkan, dan aku senang sepupu-sepupuku mendapat pengalaman pertama ke luar negeri.

******

Jumat, 30 Desember 2016

Hari-Hari di John Robert Powers

Hari-Hari di John Robert Powers

            Satu hari, Mama memberitahuku tentang sebuah sekolah kepribadian. Namanya John Robert Powers (disingkat JRP). Kayak nama orang ya? Karena nama pemiliknya juga sama. Sekolah kepribadian ini bertujuan untuk pengembangan kepribadian dan pengembangan komunikasi. Mama memintaku belajar di sekolah ini untuk mengisi kegiatan ketika sekolahku libur dan menjadi orang yang lebih baik.
            Sekolah ini memiliki dua program, Lifetime dan holiday program. Karena aku ingin mengikuti ini untuk mengisi liburan, aku mengambil holiday program.
            Di Jakarta, JRP berada di dua lokasi, Kuningan dan Kelapa Gading. Aku bersekolah di JRP Kuningan. Holiday program ini berlangsung dua minggu, dari tanggal 13-23 Desember 2016. Waktu pulangnya berbeda. Ada yang jam tiga, jam empat, dan jam enam lima belas. Aku pulang naik motor suami pembantuku.
            Hari pertama (13 Desember) berisi dua pelajaran. Yaitu Personal Growth 1 dan Orientasi. Kami pulang jam tiga. Di Personal Growth 1, kami belajar mengenai kepribadian boleh ditampilkan dan disembunyikan dari siapa saja, sikap, pola pikir, mental, dan lain-lain. Kami juga diberi tugas untuk menuliskan sepuluh kepribadian yang berada dalam diri kita. Jadi aku menulis:
1.      Autistic=Autistik
2.      Friendly=Ramah
3.      Grumpy=Pemarah
4.      Sympathetic=Simpatik
5.      Creative=Kreatif
6.      Shy=Malu
7.      Scared=Penakut
8.      Curious=Ingin Tahu
9.      Outgoing (Sometimes)=Suka keluar (kadang-kadang)
10.  Sensitive=Sensitif
            Begitulah sepuluh kepribadian yang aku tulis. Setelah itu, kami orientasi setelah makan makan siang yang disediakan di sekolah ini. Kami belajar tentang peraturan-peraturan di JRP. Aku masih ingat kalau kita harus berpakaian rapi, dan kita tidak boleh memakai kaos oblong dan celana jeans ke sekolah itu karena tidak sopan. Kami juga belajar makna POWERS. Yaitu:
P: Positive Attitude (sikap positif)
O: Other People (orang lain)
W: Words (kata-kata)
E: Expand (memperluas)
R: Realize your goal (menyadari targetmu)
S: Spiritual (Rohani)
            Di hari kedua, ada tiga pelajaran, yaitu hairstyle and make up (gaya rambut dan berdandan), figure control (pelajaran untuk menjaga kesehatan badan), dan visual poise 1. Di hairstyle and make up, kami diajari berbagai gaya rambut, cara mengurus wajah, dan cara berdandan. Di fugure control, kami belajar mengenai empat tipe tubuh wanita dan makanan yang sehat untuk tubuh kita. Selain itu, kami juga olahraga. Kami melakukan push up, sit up, leg race, barbel, dan lain-lain. Kemudian di visual poise 1, kami belajar cara duduk yang sopan, empat pose tangan, dua pose kaki, dan berjalan sopan di catwalk. Kayak top model ya! Kami pulang jam enam lima belas, dan rasanya lelah sekali pulang malam. Apalagi jalanannya macet.
            Di hari ketiga, ada dua pelajaran, yaitu social grace dan wardrobe 1. Kami pulang jam tiga, sama seperti hari pertama. Di social grace, kami belajar mengenai sopan santun. Kami belajar mengenai cara berkenalan yang benar, kata-kata ajaib, perilaku buruk, dan sopan santun di berbagai tempat. Sedangkan di wardrobe 1 kami belajar mengenai berbagai gaya baju, dua diantaranya adalah casual dan formal. Kami juga belajar empat tipe tubuh wanita, sama seperti di figure control. Tipe-tipe tubuhnya ada yang bentuk pir, apel, pisang, jam pasir (sudah langka), dan atletik. Guruku bilang tubuhku berbentuk apel karena bagian atas tubuhku besar. Kami juga belajar mengenai baju-baju yang cocok di tubuh kita. Jadi untuk wardrobe 2, kami harus membawa tiga baju casual dan tiga baju formal. Kita juga harus membawa enam baju untuk minggu depan. Jadi kami harus membawa dua sepatu, satu casual dan satu formal. Kami juga diperbolehkan membawa aksesoris.
            Di hari keempat dan hari terakhir minggu pertama, kami belajar acting (peran). Kami pulang jam empat. Pelajaran acting di JRP berbeda dengan pelajaran acting di sekolah. Kami belajar mengenai acting sehari-hari. Kami juga disuruh bercerita dengan acting. Kami diajari oleh seorang sutradara. Beliau menunjukkan kami sebagian karya-karya filmnya.
******
            Di hari pertama minggu kedua, kami belajar MC 1, wardrobe 2, dan visual poise 2. Kami pulang jam enam lima belas, sama seperti hari kedua di minggu pertama. Di MC 1, kami belajar tentang cara menjadi pembawa acara. Walaupun aku tidak tertarik dengan membawa acara, pelajaran ini bagus untuk menjadi pembicara yang percaya diri. Kami belajar bahwa untuk menjadi pembawa acara yang sukses, kita harus mempunyai gaya sendiri, keunikan, dan kredibilitas. Selain itu, kita juga belajar dua kategori pembawa acara. Ada yang formal ( contoh: seminar) dan Informal (contoh: ulang tahun). Lalu masih banyak hal lain yang kita pelajari di pelajaran MC ini. Kalau warbrobe 2 adalah lanjutan dari wardrobe 1. Kami harus mengisi analisa bentuk tubuh ideal kami. Tapi sebelum itu, guru kami mengukur panjang kepala, lebar kepala, lebar bahu, lebar pinggul, lingkar dada, lingkar pinggang, lingkar pinggul, panjang kepala sampai pinggang, dan panjang pinggang sampai mata kaki. Setelah itu, kami menulis bagian badan apa saja yang ideal. Hanya ada dua bagian yang tidak ideal di badanku, yaitu “pinggang 25 cm lebih kecil dari pinggul” dan “jarak dari pinggang ke bawah sama dengan ukuran 5 kali ukuran panjang kepala” Kemudian kami memakai baju-baju casual dan formal yang kami pilih. Lalu kami memilih salah satu baju casual dan formal untuk dipakai di exit interview (wawancara keluar). Di visual poise 2, kami mengulangi pelajaran di visual poise 1 sekaligus latihan exit interview. Ada dua ronde. Di ronde 1, kami harus melakukan salah satu pose tangan dan pose kaki, kemudian jalan model sampai ke mikrofon. Lalu kami harus memperkenalkan diri, karena di exit interview, kita akan di wawancara oleh presiden JRP Indonesia. Sementara di ronde 2, kami harus melakukan pose kaki dan tangan empat atau lima kali, lalu melakukan pose duduk.
            Di hari kedua, kami belajar MC 2, Financial Management, dan counseling. Kami pulang jam enam lima belas, LAGI. MC 2 adalah lanjutan dari MC 1. Kami diberikan kertas script pembawa acara. Ada delapan bagian. Aku disuruh melakukan bagian tujuh dan delapan. Kami direkam di hp guru MCnya, dan aku malah berantakan karena ada kata-kata yang aku lupa. Di financial management, kami belajar tentang uang. Kami belajar mengenai apa yang kita butuhkan dan apa yang kita inginkan dengan uang. Sementara di counseling, kami berbicara dengan psikolog mengenai kami bersama orang tua kami, tapi secara bergiliran. Jadi aku berbicara dengan psikolog bersama Mama, lalu kami makan malam dan pulang bareng naik mobil Mama.
            Di hari ketiga, kami belajar Table Manners dan Photo Session. Kami pulang jam empat. Di Table Manners, kami belajar tujuan, macam-macam waktu makan (sarapan, makan siang, makam malam), jamuan-jamuan makan, sopan santun ketika makan, dan posisi garpu dan sendok ketika istirahat atau selesai makan. Setelah itu, kami praktek makan di restoran formal. Kami disajikan roti dan mentega terlebih dahulu, kemudian kami disajikan dua hidangan pembuka, yaitu salad dingin dan sup krim ayam. Lalu kami disajikan  hidangan utama, yaitu chicken steak dengan kentang goreng dan sayur. Kemudian kami disajikan puding coklat untuk hidangan penutup. Hanya saja aku tidak suka puding coklat. Lalu kami diberikan cangkir dan sendok untuk belajar mengaduk kopi atau teh. Setelah itu, kami melakukan photo session. Kami difoto sambil diarahkan oleh fotografer. Kami juga main games dan melakukan mannequin challenge.
            Di hari keempat, kami belajar Personal Growth 2 dan Public Speaking in English. Personal Growth 2 adalah lanjutan dari Personal Growth 1. Di Personal Growth 2, kami belajar mengenai hubungan interpersonal. Kami belajar kalau kita selalu membutuhkan orang lain di setiap aspek hidup kita. Kami juga belajar mengenai ketegasan (Bahasa Inggris: Assertiveness) dan pola hubungan dengan orang lain. Di Public Speaking in English, kami belajar variasi vokal dalam berbicara di depan banyak orang. Kita harus mengecilkan atau meningkatkan volume ketika berbicara. Kami juga membaca tongue twisters, drama, dan pidato I have a dreamnya Martin Luther King Jr. Kami membaca pidatonya per-bagian.
            Di hari kelima dan hari terakhir di JRP, kami melakukan exit interview. Kami melakukan apa yang diajarkan di Visual Poise 2, yaitu pose tangan dan kaki, jalan di catwalk, setelah itu memperkenalkan diri di depan presiden JRP Indonesia. Kamudian kami di wawancara oleh beliau. Kami memakai baju casual ketika di wawancara. Setelah itu, kami berganti baju formal. Kemudian kami berpose empat atau lima kali dan melakukan dua pose duduk. Lalu kami berfoto bersama sang presiden. Setelah itu, kami berfoto untuk sertifikat JRP dengan baju formal kami.
            Pengalamanku di JRP sangat menyenangkan dan bermakna. Teman-teman dan guru-gurunya baik, dan ketika di JRP, aku memberitahukan kondisi dan menunjukkan kedua buku karanganku ke mereka. Guru-gurunya juga memintaku berfoto dan membuat video dengan kedua bukuku, kemudian dimasukkan ke instagram JRP. Aku senang bisa mengikuti ini, karena di sekolah ini, aku belajar untuk menjadi orang yang lebih baik.

******


Aku dan teman-teman di John Robert Powers (2016)