Sabtu, 02 Juni 2012

Ulang Tahun yg terbaik


Ulang Tahun yg terbaik
Kalian selalu senang, kan, kalau ada ulang tahun teman atau ulang tahun kalian sendiri? Nah, sekarang aku akan menceritakan seorang gadis bernama Arinna yg ulang tahunnya saangat meriah. Dia sampai terharu melihat semuanya merayakan pesta ulang tahunnya, seperti siang ini.
Teman- teman Arinna sudah tahu kalau hari ini ulang tahun Arinna. Mereka sedang berkumpul di taman untuk memikirkan apa hadiah untuk Arinna. Mereka tahu, Arinna itu hobinya menari ballet dan desain baju. Jadi, mereka memutuskan untuk memikirkan hadiah sesuai dengan hobi Arinna.
“Jadi, apa hadiah yg pas untuk Arinna?” tanya Shircha, sahabat dekat Arinna yg merupakan anak pindahan dari Cina.
“Aku tahu! Aku akan memberikan dia baju ballet yg bagus untuk Arinna, lengkap dengan sepatu ballet dan bandonya.” kata Nirda.
"Aku mau memberikan dia buku berbagai macam tari balet." k.ata Frizza, ketua kelas Arinna
“Kalau aku.....aku ingin memberikan dia buku berbagai gambar baju- baju yg bagus, dia pasti suka dengan hadiahku.” kata Tinra.
Im gonna bring her a new dress, im gonna gift her 3 dresses!” kata Milenna, salah satu sahabat Arinna yg selalu bicaranya memakai bahasa inggris.
“Kalau begitu, aku berikan dia kain dan hiasan yg bagus supaya dia dapat merancang baju yg bagus.” Kata Shircha.
“Oke, sekarang kita sudah punya hadiah yg bagus untuk Arinna. Yuk, sekarang kita ke gift shop!” kata Frizza.
“Ayo!!” kata yg lain.
Semuanya bergegas pergi ke gift shop. Mereka membelikan benda seperti yg mereka pikirkan. Shircha membeli 4 kain, renda aneka warna, pita dan 2 kain bermotif. Nirda membeli baju balet bewarna biru muda, bando emas, dan sepatu balet biru- emas. Tinra membeli buku bergambar baju- baju yg bagus. Milenna membeli baju krem- pink tua, merah kuning, dan ungu- biru muda. Frizza membeli buku berbagai macam tari balet.
Setelah mencari hadiah yg bagus untuk Arinna, kelima gadis itu bergegas pergi berkumpul ke rumah Shircha. Mereka akan mencari kertas kado untuk membungkus hadiahnya. Tentu saja, Shircha memiliki banyak sekali kertas kado. Frizza memilih kertas kado bermotif gambar Elina dan Bibble di film Barbie Fairytopia. Nirda memilih kertas kado bermotif gambar Putri Salju. Milenna memilih kertas kado bermotif  gambar Liana dan Alexa di film Barbie and the Diamond castle. Sementara Tinra memilih kertas kado bermotif gambar Hello Kitty.
Setelah mencari kado dan memilih kertas kado lalu membungkusnya, kelima gadis itu berkumpul di rumah Arinna. Seperti biasanya Arinna sedang tidur siang dari jam 12. 00- 15. 30. Kakaknya Arinna, kak Reisha memberikan kertas berukuran besar untuk bersiap- siap mengejutkan Arinna. Pertama, membuat kue ulang tahun, kedua, menghias seluruh ruangan dengan dekorasi pesta, dan ketiga, mengejutkan Arinna.
Lalu, setelah melakukan kegiatan di kertas besar, seseorang datang, ternyata Arinna! Dia sudah bangun!
“Siapa itu?” tanya Tinra.
It’s Arinna!” jerit Milenna.
“Kamu benar! Ayo, semuanya sembunyi!” seru Frizza.
Semuanya bersembunyi. Tak lama kemudian, Arinna datang.
“Kenapa nih? Gelap sekali.” Kata Arinna.
“Oke, kalian semua siap?” tanya Frizza sambil berbisik supaya tidak kedengaran.
“Siap.” jawab semuanya, mereka menunggu aba- aba dari Frizza.
“1, 2, 3!” kata Frizza, kemudian lampu dinyalakan dan semuanya keluar.
“SURPRISE!!! HAPPY BIRTHDAY ARINNA!” seru teman- teman Arinna.
“Waduh, kaget. Kalian semua sudah tahu ulang tahunku?” tanya Arinna. Matanya berkaca- kaca dan berlinangan air mata.
“Iya, rin. Kami semua tahu. Kamu senang tidak dengan kehadiran kami?” tanya Frizza.
“Iya, aku senang. Aku sangat senang jika kalian tahu ulang tahunku, dan terima kasih telah melakukan itu. Juga aku sangat terharu dan bahagia dengan kalian!” kata Arinna sambil menyeka air matanya lalu memeluk teman- temannya.
We all so proud of you!” kata Milenna setengah menangis.
Kak Reisha mengelus kepala Arinna, lalu dia berkata, “Ayo, sekarang kita berpesta, yuk!”
“YUK!!!” kata Arinna dan teman- teman.
Mereka pun berpesta bersama- sama. Arinna sangat bahagia karena teman- temannya telah membuat ulang tahun yg terbaik baginya, ulang tahun yg terbaik.


Minggu, 27 Mei 2012

Buka puasa bersama


Buka puasa bersama

Kalian pernah merayakan acara Buka puasa bersama di sekolah? Aku pernah merayakannya waktu SD di sekolahku, SDIT As- syafiiyah 01. Setiap bulan puasa, kita selalu merayakannya. Seperti ini.
            Kamis, 2 September 2010.
Hari ini, akan ada acara buka puasa bersama di lapangan sekolah. Kami pulang jam 09:00, tapi, bagi yang latihan pulang jam 11:00. Di lapangan, sudah tersedia sebuah panggung tempat kami tampil. Kami harus latihan dulu sebelum tampil.
Banyak sekali teman- teman yang ingin tampil. Ada juga yang jadi MC. Ada juga penampilan para guru. Tapi, yang banyak Miss- missnya. Kalau Mr nya sih, sedikit. Aghni, dialah yang jadi MC. Dia yang kali ini akan menentukan acara selanjutnya. Banyak sekali acaranya. Antara lain:
  1. Khotmul qur’an.
  2. Penuntutan panitia.
  3. Tirtawah dan Saritilawah.
  4. Penampilan tari.
  5. Puisi.
  6. Santunan anak yatim.
  7. Aqidah mujmalah dan asmaul husna.
  8. Penampilan kls. I.
  9. Penampilan guru
Sore harinya, kami sudah berkumpul kembali ke sekolah. Kami shalat Ashar terlebih dahulu, setelah itu, kami berkumpul di panggung untuk menonton acaranya. Banyak sekali acaranya. Semua yang melihatnya langsung saja terkagum- kagum melihat acaranya. Seperti pada saat kita menyanyikan lagu yang berjudul “ The way of love” itu lho! Lagu seperti Ya Thoyibah. Seperti ini:

The propets path, the way of love.
Only by this love your rise above.
Like a dove, that been save free.
Love is longing is the key.
This love is longing is the Key.

Honey, Necktar, Sweetnest and Cream.
Orchid blooming by a mountain stream.
Slarlit skies, the wave on the sand.
Next to love they can’t stand.
Next to this love they cannot stand.

How can a find the way to express.
Something that can be through or guessed.
Something more, then just words.
This love is neigher seen or near.
This love is neigher seen or near.  2X.

Love is the rape, give by Allah.
It will save you from every flaw.
Cause is the he will draw you near.

Lagu itu pernah kami nyanyikan waktu kita kelas III. Sekarang, kita sudah hafal, deh, lagunya. Kak Anton yang mengajari kami. Dialah yang membantu kami menyanyi dengan keyboardnya.
Adzan magrib pun berkumandang di masjid. Itulah yang menandakan bahwa waktunya untuk berbuka puasa. Kami pun bergegas minum dan mengambil air Wudhu untuk shalat Magrib. Pak Kyai yang memimpin shalatnya. Setelah Shalat Magrib, kamipun mendapat bingkisan KFC untuk makan. Kami makan di sembarang tempat. Ada yang di panggung, ada yang di karpet, dan ada yang di kelas. Tapi  Mama bilang, kalau makan di sekolah tidak kenyang, lebih kenyang kalau di rumah., lgipula kasihan Papa berbuka puasa sendirian.  Jadi, aku dan Lila, adikku memutuskan untuk pulang duluan saja. 
Kami pulang bersama dengan Riri, Safira, dan Bu Neneng, Uminya Riri. Di mobil, aku, Lila, Riri, dan Safira duduk di kursi yang belakang. Sementara Mama dan Bu Neneng duduk di kursi depan.
Walau kami hanya tinggal sebentar di acara buka bersama itu, tapi buatku itu menyenangkan, lho! Lila juga sependapat denganku.