Minggu, 10 April 2016

Nihon Daisuki! 2 Prolog

Nihon Daisuki! 2: Dainigakki*
Prolog
*: Dainigakki: Semester 2
          Konnichiwa! Senang bertemu dengan kalian lagi! Sekarang aku akan menceritakan bagian kedua pengalamanku sekolah di Jepang. Urusan Mama belum selesai disana, dan aku harus menyelesaikan kelas 10ku disana.
          Sore ini, setelah liburan sekolah selesai, aku dan Mama sudah siap dengan semua barang kami. Tapi sebelum pergi, aku harus berpamitan dengan Papa, kedua adikku, Roni dan Rani, kakek, dan nenek.
          “Kak, nanti kalau Mama sama Kak Gianna udah sampai di Jepang, kabarin kita, ya,” kata Rani.
          Aku mengangguk. “Iya, kakak janji akan mengabarkan kalian.” Aku memeluk kedua adik, kemudian aku menyalami Papa, Kakek, dan Nenek. Lalu bersama Mama, kami pergi naik taksi ke bandara.
          Sesampaikan di Jepang, aku dan Mama bergegas check in di apartemen, lalu kami makan malam di restoran dekat apartemen. Aku memilih udon untuk makan malam. Aku sangat lapar sekali setelah penerbangan di pesawat tadi, plus, aku juga mengantuk. Hoaahhh...
          Setelah makan malam, aku langsung ke kamar. Lalu aku melihat foto-fotoku bersama teman-teman di SMA Itsumura di hpku.
          Minna-san (semuanya), tunggu aku, ya! Besok aku akan melanjutkan semester 2 di SMA Itsumura. Aku tidak sabar untuk bertemu kalian lagi! Kataku didalam hati, lalu aku bergegas wudhu, shalat Isya, kemudian bergegas tidur.

******

Sabtu, 09 April 2016

Buku keduaku

Buku Kedua


           
Sudah terbit buku keduaku yang berjudul My Life My Dream. Buku ini bercerita mengenai cara pandangku sebagai remaja dengan Asperger, terhadap lingkungan, hidup dan cita-cita . Buku ini dilengkapi dengan gambar sampul yang dibuat oleh temanku, Ruben Rotty, dan lembar mewarnai gambar yang dibuat oleh temanku, Dita Soeroso. Kedua temanku ini juga adalah remaja dengan autisme.Sekilas isi "My Life, My Dream":Meraih mimpi itu sangat susah tapi kita bisa melakukannya jika kita terus berusaha. Seperti yang Walt Disney bilang, “If you can dream it, you can do it (kalau kamu bisa memimpikannya, kamu pasti bisa).”Aku tahu kalau selain bawaan lahir, kekurangan ini sebenarnya cobaan dari Allah. Jadi walaupun aku SA, aku tidak akan pernah menyerah dalam meraih mimpi dan cita-citaku. Aku juga selalu percaya kalau setiap orang mempunyai kekurangan seperti aku. Seperti kata Mama, nobody is perfect. Tidak ada seorangpun yang sempurna. Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan. Aku tahu kekuranganku, dan aku akan kembangkan kelebihanku.