Senin, 04 Juni 2012

Knock Knock!


Knock Knock!
Di sekolah Marsha, akan diadakan lomba Knock Knock Jokes. Kalian tahu Knock Knock Jokes? Kalau tidak tahu, biar aku jelasin.
Knock Knock Jokes adalah lolucon, lolucon yg memakai bahasa Inggris. Aku suka sekali lolucon ini. Cara mainnya, Jika ada orang yg bilang Knock knock, maka orang yg lain harus bilang Who’s There? Setelah itu, orang yg bilang Knock Knock akan bilang sesuatu kata, seperti yg berkaitan dengan kata- kata yg penting, tapi diubah supaya lucu, misalnya, Noise. Lalu, orang lain yang bilang Who’s There harus bilang sesuai dengan orang itu, lalu dilanjutkan dengan Who? Jadi seperti ini, Noise Who? Lalu, orang yg bilang kata itu akan bilang kata yg sesuai dengan kata yg penting, seperti  Nice to see you diubah menjadi Noise to see you!
Hahaha, lucu, kan? Sekarang biar aku mulai ceritanya!
Suatu hari, seperti biasanya Marsha pergi ke sekolah. Sahabat- sahabatnya, Annie, David, Frina, Ryan, dan Galih menunggunya di depan kelas.
“Hei, Marsha! Coba lihat, nih!” seru Ryan.
“Ada apa, nih? Kok, ribut- ribut?” tanya Marsha.
Frina mennunjukkan sesuatu kepada Marsha. Ternyata kertas pengumuman.

Pengumuman
Kali ini, akan diadakan lomba Knock Knock Jokes di sekolah kita. Bagi yg mau ikut, silahkan mendaftar di formulir pendaftaran di ruang kepala sekolah. Lombanya dilaksanakan pada:
Waktu: 07:00- 12: 00
Hari/ Tanggal: Selasa, 5 Februari 2008
Acara: Lomba Knock Knock Jokes
Tempat: Lapangan sekolah SD Bintang Kejora 03.
Masing- masing murid yg ikut harus membuat 10 Knock Knock Jokes. Peserta yg menang akan mendapatkan buku Knock Knock Jokes, piala, medali, dan uang tunai sebanyak Rp. 60. 000. 000 ( bagi juara pertama). Ayo, daftarkan dirimu! Siapa tahu kamu menang!
Jakarta, 30 Januari 2008
Kepala Sekolah

Setelah Marsha membaca pengumuman, David menepuk punggung Marsha.
“Kamukan jago lolucon,” katanya, “bagaimana kalau kamu ikut lomba itu?”
“Ikut,” kata Marsha, “aku suka Knock Knock Jokes.”
“Kalau begitu, kita ambil dulu formulirnya di ruang kepala sekolah. Ayo!” kata Galih.
Got it!” kata Marsha.
Lalu, Marsha dan kelima sahabatnya bergegas pergi ke ruang kepala sekolah. Ada tumpukan formulir didekat komputer. Marsha, David dan Frina mengambilnya, sementara Annie, Ryan dan Galih tidak ambil. Mereka tidak ikut lomba.
Setelah mengambil formulir dan mengisinya, Marsha, David, dan Frina memasukkan formulir itu kedalam kotak lalu mereka bersama Annie, Ryan dan Galih pergi ke kelas, lalu, bel tanda masuk berbunyi. Marsha dan kelima sahabatnya masuk tepat sebelum bel berbunyi.
Kebetulan, pelajaran pertama adalah bahasa Inggris. Marsha sangat menyukai pelajaran itu. Lalu, setelah semua siswa mengambil buku bahasa inggris mereka, bu Catherine, guru bahasa inggris masuk ke kelas. Pelajaran berlangsung dengan baik.
Tak lama kemudian, setelah pelajaran bahasa Inggris selesai, semua siswa pergi ke lapangan dulu, karena akan ada pengumuman dari bapak kepala sekolah.
“Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh!” kata kepala sekolah.
“Walaikumsalam Warahmatullahi Wabarokatuh!” jawab semua siswa.
“Alhamdullilah lirobbil alamin wabihi nasta’in waalaahi washabbihi ajma’in amma ba’ du. Anak- anakku sekalian, lomba Knock- Knock Jokes yg kita adakan tidak diadakan hari Selasa, tapi diganti jadi hari Senin. Bagi yg ikut dan yg sudah mendaftar harap ke ruang latihan. Yg tidak ikut boleh istirahat sampai 11:00 lalu kalian semua boleh pulang. Yg belum mendaftar bagi yg mau ikut silahkan mengisi formulir di ruang kepala sekolah. Besok kalian semua pulang cepat lagi jam 11:00. Sekian itu saja yg disampaikan bapak, Wabillahi Taufiq Walidayah Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh!” jelas kepala sekolah.
“Walaikumsalam Warahmatullahi Wabarokatuh!” kata semua siswa, lalu bergegas istirahat, kecuali yg ikut latihan buat lomba Knock Knock Jokes. Marsha, Frina, dan David bersama teman- teman yg ikut lomba pun pergi ke ruang latihan. Guru mereka, bu Sharna, masuk ke ruang latihan. Latihan itu berlangsung selama beberapa menit sebelum pulang. Banyak yg tertawa selama latihan. Ada yang sampai sakit perut, ada juga yang sampai air matanya keluar. Ya, Knock Knock Jokes memang membuat semuanya tertawa.
Latihan itu berlangsung beberapa hari sebelum lomba. Marsha, Frina, dan David juga latihan bersama- sama di rumah David. Hari berganti hari mereka latihan juga tertawa. Lalu, tiba hari Senin. Waktunya Lomba!
“Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh!” kata bu Dwira, pembawa acara.
“Walaikumsalam Warahmatullahi Wabarokatuh,” jawab semua siswa.
“Alhamdullilah lirobbil alamin, pagi ini adalah pagi yg sangat cerah bagi kita semua. Hari ini, seperti biasanya kita mengadakan lomba Knock Knock Jokes. Lolucon memakai Bahasa  Inggris. Ada yg diantara kalian yg suka Knock Knock Jokes?” tanya bu Dwira.
Sebagian siswa menunjuk tangan.
“1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15.” kata bu Dwira sambil menghitung siswa yg suka Knock Knock Jokes.
“Oke, sekarang kita mulai lombanya. Ayo, tepuk tangan untuk peserta pertama kita, Marshela Nur Haniffah!”
Marsha maju. Dia pun memulai Knock Knock Jokesnya. Ada 10 Knock Knock Jokes yang dia miliki. Lucu-lucu banget!

 1.     Knock knock!
Ø    Who’s there?
Ø    Cheese!
Ø    Chesse who?
Ø    Chesse a cute girl!

2.   Knock knock!
Ø    Who’s there?
Ø    Wendy!
Ø    Wendy who?
Ø    Wendy the last time you took a bath?

3.   Knock knock!
Ø    Who’s there?
Ø    Zookeeper!
Ø    Zookeeper who?
Ø    Zookeeper away from him!

4.   Knock knock!
Ø    Who’s there?
Ø    Doughnut!
Ø    Doughnut who?
Ø    Doughnut worry it is just a joke!

5.   Knock knock!
Ø    Who’s there?
Ø    Hallie!
Ø    Hallie who?
Ø    Hallie-tosis, your breath smells really bad!

6.    Knock knock!
Ø    Who’s there?
Ø    Bach!
Ø    Bach who?
Ø    Bach to work, you slakers!

7.    Knock knock!
Ø    Who’s there?
Ø    Donut!
Ø    Donut who?
Ø    Donut open till christmas!

8.    Knock knock!
Ø    Who’s there?
Ø    Radio!
Ø    Radio who?
Ø    Radio not, here I come!

9.    Knock knock!
Ø    Who’s there?
Ø    Alex!
Ø    Alex who?
Ø    Alex plain later, just let me in!

10.   Knock knock!
Ø    Who’s there?
Ø    Ida!
Ø    Ida who?
Ø    Ida terrible time getting here!

(Sumber: Knock-knock jokes. com)

“Hahaha! Lucu sekali!”kata semua murid tertawa.
LOOK AT HER JOKES! IT’S SO FUNNY!!! HAHAHAHA!!!”kata Alana, teman sekelas Marsha.
Setelah Marsha membicarakan Knock Knock Jokesnya, tiba giliran Frina, lalu David. Semua siswa tertawa mendengar semua Knock Knock Jokes yg dibicarakan semua peserta. Ada yg tertawanya terbahak- bahak, sampai air matanya keluar, dan ada yg sampai perutnya sakit.
Berjam- jam kemudian, waktunya pengumuman lomba.
“Kini waktunya pengumuman lomba. Hanya ada juara harapan, juara III, juara II, dan juara I. Juara harapan adalah....”
Para peserta bersiap- siap siapa juara harapan itu.
“Meredith Johnson dari kelas VIII!”
Meredith maju ke panggung.
“Juara ketiga, Flarinna Amanda Zahra dari kelas VII!”
Frina maju. Dia diberikan piala perunggu, medali, dan uang tunai sebanyak Rp. 25. 000. 000.
“Juara kedua, David Wiliam Brenner dari kelas VII!”
David maju. Dia diberikan piala perak, medali, dan uang tunai Rp. 30. 000. 000.
“Juara pertama,”
Musik segera dibunyikan.
“Marshela Nur Haniffah dari VII!”
Marsha kaget sekali. Dia pun maju ke panggung dan diberikan piala emas, medali, buku Knock Knock Jokes, dan uang tunai sebanyak Rp. 60. 000. 000.
“Marsha! Selamat, ya!” puji Frina.
“Terima kasih, Frina! Kamu juga selamat, ya!” kata Marsha sambil memeluk Frina. David ikut memeluk. Indahnya persahabatan mereka. Setelah turun dari panggung, ketiga sahabat Marsha yg lain memeluk mereka bertiga.

Selamat, ya!

Sabtu, 02 Juni 2012

Ulang Tahun yg terbaik


Ulang Tahun yg terbaik
Kalian selalu senang, kan, kalau ada ulang tahun teman atau ulang tahun kalian sendiri? Nah, sekarang aku akan menceritakan seorang gadis bernama Arinna yg ulang tahunnya saangat meriah. Dia sampai terharu melihat semuanya merayakan pesta ulang tahunnya, seperti siang ini.
Teman- teman Arinna sudah tahu kalau hari ini ulang tahun Arinna. Mereka sedang berkumpul di taman untuk memikirkan apa hadiah untuk Arinna. Mereka tahu, Arinna itu hobinya menari ballet dan desain baju. Jadi, mereka memutuskan untuk memikirkan hadiah sesuai dengan hobi Arinna.
“Jadi, apa hadiah yg pas untuk Arinna?” tanya Shircha, sahabat dekat Arinna yg merupakan anak pindahan dari Cina.
“Aku tahu! Aku akan memberikan dia baju ballet yg bagus untuk Arinna, lengkap dengan sepatu ballet dan bandonya.” kata Nirda.
"Aku mau memberikan dia buku berbagai macam tari balet." k.ata Frizza, ketua kelas Arinna
“Kalau aku.....aku ingin memberikan dia buku berbagai gambar baju- baju yg bagus, dia pasti suka dengan hadiahku.” kata Tinra.
Im gonna bring her a new dress, im gonna gift her 3 dresses!” kata Milenna, salah satu sahabat Arinna yg selalu bicaranya memakai bahasa inggris.
“Kalau begitu, aku berikan dia kain dan hiasan yg bagus supaya dia dapat merancang baju yg bagus.” Kata Shircha.
“Oke, sekarang kita sudah punya hadiah yg bagus untuk Arinna. Yuk, sekarang kita ke gift shop!” kata Frizza.
“Ayo!!” kata yg lain.
Semuanya bergegas pergi ke gift shop. Mereka membelikan benda seperti yg mereka pikirkan. Shircha membeli 4 kain, renda aneka warna, pita dan 2 kain bermotif. Nirda membeli baju balet bewarna biru muda, bando emas, dan sepatu balet biru- emas. Tinra membeli buku bergambar baju- baju yg bagus. Milenna membeli baju krem- pink tua, merah kuning, dan ungu- biru muda. Frizza membeli buku berbagai macam tari balet.
Setelah mencari hadiah yg bagus untuk Arinna, kelima gadis itu bergegas pergi berkumpul ke rumah Shircha. Mereka akan mencari kertas kado untuk membungkus hadiahnya. Tentu saja, Shircha memiliki banyak sekali kertas kado. Frizza memilih kertas kado bermotif gambar Elina dan Bibble di film Barbie Fairytopia. Nirda memilih kertas kado bermotif gambar Putri Salju. Milenna memilih kertas kado bermotif  gambar Liana dan Alexa di film Barbie and the Diamond castle. Sementara Tinra memilih kertas kado bermotif gambar Hello Kitty.
Setelah mencari kado dan memilih kertas kado lalu membungkusnya, kelima gadis itu berkumpul di rumah Arinna. Seperti biasanya Arinna sedang tidur siang dari jam 12. 00- 15. 30. Kakaknya Arinna, kak Reisha memberikan kertas berukuran besar untuk bersiap- siap mengejutkan Arinna. Pertama, membuat kue ulang tahun, kedua, menghias seluruh ruangan dengan dekorasi pesta, dan ketiga, mengejutkan Arinna.
Lalu, setelah melakukan kegiatan di kertas besar, seseorang datang, ternyata Arinna! Dia sudah bangun!
“Siapa itu?” tanya Tinra.
It’s Arinna!” jerit Milenna.
“Kamu benar! Ayo, semuanya sembunyi!” seru Frizza.
Semuanya bersembunyi. Tak lama kemudian, Arinna datang.
“Kenapa nih? Gelap sekali.” Kata Arinna.
“Oke, kalian semua siap?” tanya Frizza sambil berbisik supaya tidak kedengaran.
“Siap.” jawab semuanya, mereka menunggu aba- aba dari Frizza.
“1, 2, 3!” kata Frizza, kemudian lampu dinyalakan dan semuanya keluar.
“SURPRISE!!! HAPPY BIRTHDAY ARINNA!” seru teman- teman Arinna.
“Waduh, kaget. Kalian semua sudah tahu ulang tahunku?” tanya Arinna. Matanya berkaca- kaca dan berlinangan air mata.
“Iya, rin. Kami semua tahu. Kamu senang tidak dengan kehadiran kami?” tanya Frizza.
“Iya, aku senang. Aku sangat senang jika kalian tahu ulang tahunku, dan terima kasih telah melakukan itu. Juga aku sangat terharu dan bahagia dengan kalian!” kata Arinna sambil menyeka air matanya lalu memeluk teman- temannya.
We all so proud of you!” kata Milenna setengah menangis.
Kak Reisha mengelus kepala Arinna, lalu dia berkata, “Ayo, sekarang kita berpesta, yuk!”
“YUK!!!” kata Arinna dan teman- teman.
Mereka pun berpesta bersama- sama. Arinna sangat bahagia karena teman- temannya telah membuat ulang tahun yg terbaik baginya, ulang tahun yg terbaik.